Popular News [ View all Popular News ]

Latest Updates

Amazon Go, "Kantin Kejujuran"-nya Orang Amerika.

0 komentar
Amazon Go, "Kantin Kejujuran"-nya Orang Amerika

Amazon Go barangkali bakal menjadi “kantin kejujuran” yang unik, lantaran setiap orang yang membeli barang di situ bisa langsung meninggalkan toko tersebut tanpa harus repot-repot mengantre dan membayar ke kasir. Setiap barang yang diambil sudah disensor dan didata sebelumnya dengan menggunakan sistem Computer Vision, sehingga begitu pembeli “mencomot”-nya dari rak, secara otomatis sistem akan mendeteksi adanya transaksi dan mengirimkan tagihan ke akun Amazon pembeli tersebut. Sebuah cara yang sangat praktis dalam berbelanja. Amazon Go saat ini memang baru dibuka di Seattle dan hanya bisa diakses oleh karyawan Amazon saja. Namun, bukannya mustahil minimarket futuristik tersebut akan menjadi pionir bagi perkembangan industri ritel pada masa depan. Kehadiran Amazon Go tentunya menjadi solusi bagi setiap orang yang “rutin” antre berbelanja di supermarket. Sewaktu membeli makanan atau barang lainnya di supermaket, kita umumnya sering mengantre di kasir. Kalau pengunjung sedang banyak seperti pada awal bulan, antrean bisa sangat panjang. Hal itu tentunya menyita cukup banyak waktu dan kesabaran. Walaupun barang yang mau kita beli sangat sedikit jumlahnya, tetapi karena ada antrean, kita harus menunggu sekian menit untuk melakukan pembayaran. Belum lagi kita juga sering menjumpai masalah sewaktu akan membayar. Misalnya saja, kartu kredit yang mendadak enggak bisa dipakai di kasir, atau sistem komputer yang eror ketika akan isi ulang pulsa. Bagi yang punya temperamen mudah marah, hal lumrah seperti itu biasanya menimbulkan perasaan dongkol dan stres. Sudah kaki pegal-pegal karena terlalu lama menunggu, ternyata ada pula masalah sistem di kasir yang bikin tambah lama waktu kita mengantre. Kalau sudah terjadi demikian, kepuasan pelanggan akan turun, dan hal itu sedikit-banyak akan berpengaruh terhadap kelangsungan bisnis pada waktu yang akan datang. Nah, kalau menggunakan sistem yang terdapat di Amazon Go, kita enggak perlu lagi menunggu antrean di kasir. Kaki juga enggak keburu pegal lantaran kita bisa langsung pergi begitu sudah mendapat barang yang dibutuhkan. Kita pun enggak perlu memboroskan waktu untuk mengurus pembayaran karena bon akan langsung dibayarkan oleh akun Amazon milik kita. Asalkan punya saldo di akun tersebut, kita dapat membeli apapun tanpa merasa risih. Semuanya sudah diatur sedemikian rupa oleh sistem, sehingga kita berbelanja jauh lebih efisien dan praktis. Jika sudah lulus tes, Amazon berencana membangun 2.000 Amazon Go di pelbagai wilayah. Hanya saja, untuk saat ini, pihak Amazon masih memikirkan sistem keamanan toko.

Selain itu, pihak Amazon juga tengah menyiapkan regulasi supaya setiap pembeli yang berbelanja di situ enggak terkesan “mencuri” barang. Jangan sampai terjadi kasus seorang pelanggan dituduh melakukan pencurian karena ia hanya asal mencomot barang di rak. Persoalan keamanan memang menjadi fokus pengelola Amazon Go, sebab di supermaket itu, semuanya diatur, ditata, dan dikendalikan oleh sistem. Di toko itu kita enggak akan menjumpai karyawan yang berdiri menyambut pelanggan, seperti yang terjadi di Jepang sewaktu akan buka toko. Kita juga enggak akan melihat satpam yang “wara-wiri” mengawasi lalu-lintas pengunjung. Seluruh aktivitas di Amazon Go memang sengaja dirancang dengan meminimalkan campur tangan manusia. Selain menghemat anggaran terkait beban gaji pegawai, sistem yang bermain di toko juga dapat mengurangi human error sewaktu melakukan transaksi. Kantin Kejujuran Sekilas mekanisme yang diterapkan dalam Amazon Go mirip dengan kantin kejujuran, yang umum terdapat di Indonesia.

Kantin kejujuran adalah sebuah tempat yang menyediakan pelbagai barang, yang proses pembayarannya langsung tanpa bantuan seorang kasir. Sesuai dengan namanya, semua transaksi yang terjadi di kantin kejujuran bersifat terbuka. Setiap orang bebas mengambil barang apapun asalkan ia jujur membayarnya sesuai dengan harga yang tertera di situ. www.tribunnews.com Biarpun sama-sama bersifat “manasuka”, Amazon Go dan kantin kejujuran jelas punya aturan main yang berbeda. Amazon Go bertujuan komersial, yang ujung-ujungnya mencari untung dari kegiatan ekonomi yang dijalankan. Sementara itu, kantin kejujuran, walaupun juga mendapat untung atas barang yang dijual, lebih berorientasi pada pendidikan. Kantin kejujuran biasanya banyak terdapat di sekolah-sekolah. Kantin kejujuran menjadi media edukasi yang tepat untuk mengajarkan siswa soal kejujuran. Oleh sebab itu, kantin kejujuran enggak berorientasi mencari untung, seperti Amazon Go. Maka, enggak heran kalau pengelola kantin kejujuran sering “nombok” lantaran uang hasil penjualan enggak sesuai dengan barang yang telah diambil. Bahkan, dalam sejumlah kasus, banyak siswa yang berutang sewaktu membeli barang di kantin kejujuran. Hal itu tentunya berpengaruh besar terhadap arus kas, dan kalau terus terjadi demikian, bisa-bisa kantin kejujuran bangkrut dan tutup. Sebagai unit usaha, pengelola Amazon Go tentu sudah mempertimbangkan supaya hal semacam itu jangan sampai terjadi. Makanya, pengelola merancang sistem sedemikian rupa sehingga setiap ada transaksi, bon akan langsung dikirim ke akun milik pembeli tersebut. Hal itu tentunya membikin bisnis Amazon Go bisa lebih “berkelanjutan”, daripada kantin kejujuran, yang banyak berguguran lantaran sering “dihajar” utang. Kemudian, semua transaksi di kantin kejujuran masih bersifat manual. Pembeli yang mengambil barang harus mencatatnya terlebih dulu di buku. Hal itu bertujuan supaya pengelola mengetahui barang mana saja yang sudah laku terjual dan berapa jumlah uang yang diperoleh. www.ariefberkarakter.wordpress.com Sementara itu, seperti sudah disebutkan di atas, semua transaksi di Amazon Go sudah diatur oleh sistem. Dengan demikian, pembeli enggak perlu lagi mencatat barang apa saya yang diambil lantaran itu sudah terdata di komputer. Biarpun lebih “modern” daripada kantin kejujuran, kehadiran Amazon Go masih menimbulkan tanda tanya, terutama soal budaya. Sebagaimana diketahui, masyarakat Amerika belum terbiasa dengan model belanja yang ditawarkan oleh Amazon Go. Mereka belum terbiasa mengambil barang dan langsung pergi tanpa membayar ke kasir. Semua itu terjadi lantaran mereka enggak diajarkan konsep kantin kejujuran sewaktu bersekolah dulu. Sekolah-sekolah di Amerika memang enggak menerapkan kantin kejujuran. Barangkali konsep itu terdengar aneh sehingga sampai saat ini, belum tersiar kabar bahwa ada sekolah di Amerika yang merintis usaha kantin kejujuran. Oleh sebab itu, sewaktu Amazon Go yang mekanismenya mirip dengan kantin kejujuran hadir di tengah-tengah masyarakat, masyarakat Amerika mungkin akan merasa canggung berbelanja di situ.

Hal berbeda tentu akan terlihat andaikan Amazon Go diterapkan di Indonesia. Masyarakat Indonesia enggak akan “kagok” lagi berbelanja di situ lantaran modelnya mirip dengan kantin kejujuran yang umumnya mereka jumpai di sekolah-sekolah. Jadi, secara kultural, masyarakat Indonesia sebetulnya sudah siap menerima kehadiran Amazon Go. Bagaimanapun, Amazon Go adalah upaya futuristik yang dilakukan oleh Amazon untuk “mewarnai” wajah industri ritel di Amerika Serikat. Seperti proyek-proyek futuristik lainnya, kehadiran Amazon Go masih menimbulkan spekulasi apakah akan diterima oleh masyarakat atau sebaliknya. Namun, yang jelas, keberadaan Amazon Go menjadi sebuah inovasi unik, yang mungkin saja akan menciptakan momentum perubahan dalam industri ritel pada masa depan.


Lebih dalam mengenai IoT (Internet of Things).

0 komentar
Mari Mengenal Apa itu Internet of Thing (IoT)

Bicara mengenai Internet of Thing yang biasa disebut dengan IoT tidak ada habisnya karena Internet of Things tidak mempunyai definisi tetap selalu ada saja bahasan entah itu berasal dari suatu keseharian kita hingga benda-benda yang dapt dijadikan perangkat untuk mempermudah aktivitas kita. Namun kita dapat menentukan apakah suatu perangkat merupakan bagian dari IoT atau tidak dengan pertanyaan berikut ini: Apakah produk suatu vendor dapat bekerja dengan produk dari vendor yang lain? Dapatkah suatu kunci pintu dari vendor A berkomunikasi dengan saklar lampu dari vendor B, dan bagaimana jika seorang pengguna ingin memasukkan termostatnya menjadi bagian dari komunikasi tersebut.
Jadi Internet of Thing (IoT) adalah sebuah konsep dimana suatu objek yang memiliki kemampuan untuk mentransfer data melalui jaringan tanpa memerlukan interaksi manusia ke manusia atau manusia ke komputer. IoT telah berkembang dari konvergensi teknologi nirkabel, micro-electromechanical systems (MEMS), dan Internet.
“A Things” pada Internet of Things dapat didefinisikan sebagai subjek misalkan orang dengan monitor implant jantung, hewan peternakan dengan transponder biochip, sebuah mobil yang telah dilengkapi built-in sensor untuk memperingatkan pengemudi ketika tekanan ban rendah. Sejauh ini, IoT paling erat hubungannya dengan komunikasi machine-to-machine (M2M) di bidang manufaktur dan listrik, perminyakkan, dan gas. Produk dibangun dengan kemampuan komunikasi M2M yang sering disebut dengan sistem cerdas atau “smart”. Sebagai contoh yaitu smart kabel, smart meter, smart grid sensor.
Penelitian pada IoT masih dalam tahap perkembangan. Oleh karena itu, tidak ada definisi dari Internet of Things. Berikut adalah beberapa definisi alternatif dikemukakan untuk memahami Internet of Things (IoT), antara lain (id.wikipedia.org):
Menurut Ashton pada tahun 2009 definisi awal IoT adalah Internet of Things memiliki potensi untuk mengubah dunia seperti pernah dilakukan oleh Internet, bahkan mungkin lebih baik. Pernyataan tersebut diambil dari artikel sebagai berikut:
“Hari ini komputer dan manusia, hampir sepenuhnya tergantung pada Internet untuk segala informasi yang semua terdiri dari sekitar 50 petabyte (satu petabyte adalah 1.024 terabyte) data yang tersedia pada Internet dan pertama kali digagas dan diciptakan oleh manusia. Dari mulai magnetik, menakan tombol rekam, mengambil gambar digital atau memadai kode bar.
Diagram konvensional dari Internet meninggalkan router menjadi bagian terpenting dari semuanya. Masalahanya adalah orang memiliki waktu, perhatian dan akurasi terbatas. Mereka semua berarti tidak sangat baik dalam menangkap berbagai data tentang hal di dunia nyata.
Dari segi fisik dan begitu juga lingkungan kita. Gagasan dan informai begitu penting, tetapi banyak lagi hal yang pernting. Namun teknologi informasi saat ini sangat tergantung pada data yang berasal dari orang-orang sehingga komputer kita tahu lebih banyak tentang semua ide dari hal-hal tersebut”
Menurut Casagras (Coordinator and support action for global RFID-related activities and standadisation) mendefinisikan IoT sebagai sebuah infrastruktur jaringan global, yang menghubungkan benda-benda fisik dan virtual melalui eksploitasi data capture dan kemampuan komunikasi. Infrastruktur terdiri dari jaringan yang telah ada dan internet berikut pengembangan jaringannya. Semua ini akan menawarkan identifikasi obyek, sensor dan kemampuan koneksi sebagai dasar untuk pengembangan layanan dan aplikasi ko-operatif yang independen. Ia juga ditandai dengan tingkat otonom data capture yang tinggi, event transfer, konektivitas jaringan dan interoperabilitas.

Tak berikan informasi jelas saat akuisisi Whatsapp, Facebook didenda Rp.1,6 Trilyun.

0 komentar


Facebook tersandung di Eropa. Mereka dinyatakan bersalah tidak memberikan informasi sejelas-jelasnya mengenai merger dengan WhatsApp di tahun 2014 lalu. Komisi Eropa menjatuhkan sanski berupa denda sebesar 110 juta Euro, atau sekitar Rp. 1,6 triliun kepada media sosial terbesar di dunia internet tersebut.

Kasus ini mengemuka sejak tahun 2016, ketika Facebook mengumumkan perubahan Syarat dan Ketentuan dari aplikasi WhatsApp. Para pengguna bisa menghubungkan akun WhatsApp mereka dengan Facebook. Komisi Eropa mengatakan bahwa Facebook pernah mengatakan di tahun 2014 bahwa mereka tak akan meminta pengguna untuk menautkan akun-akun mereka, namun tampaknya perusahaan yang dikomandoi Mark Zuckerberg ini berbohong. Regulasi Merger dari Komisi Eropa menganggap ini adalah pelanggaran serius karena tidak memberikan informasi yang benar kepada publik.


Komisi juga mendapati bahwa Facebook tidak hanya sadar akan keputusannya, tapi sudah melakukan langkah tersebut bahkan sebelum merger terjadi, dan para pekerja Facebook tahu bahwa kemungkinan ini bakal terjadi.

Namun tampaknya denda tersebut tak bakal menggoyahkan Facebook bila melihat cadangan dana yang mereka miliki.

iPhone 8 miliki Facial Recognition 3D, setingkat lebih canggih dari Galaxy S8.

0 komentar


Laporan dari Wall Street beberapa hari yang lalu mengungkapkan bahwa bursa saham tersebut tampaknya sangat antusias dengan perilisan iPhone 8, sehingga membuat nilai saham per lembar Apple di atas $150 dan nilai perusahaan mencapai Rp 10 ribu triliun. Secara garis besar, para analis sangat yakin bahwa Apple akan benar-benar meluncurkan iPhone edisi ulang tahun ke-10 yang sejauh ini disebut sebagai iPhone 8, dan indikasi akan terjadinya hal tersebut kembali mendapatkan sebuah dukungan informasi baru.

Kabar asal Korea Selatan menyebutkan bahwa anak perusahaan LG Group yaitu LG Innotek bakal menjadi pemasok modul kamera untuk fitur facial recognition di iPhone 8. The Investor menyebutkan bahwa fasilitas terbaru milik LG yang mendapatkan suntikan dana investor sebesar $238 juta dan diresmikan pada 27 April kemarin bakal didedikasikan khusus untuk menangani pesanan dari Apple saja.

Hal ini merupakan tindak lanjut setelah keduanya bekerjasama dalam mengembangkan sistem kamera facial recognition 3D pertama di dunia, yang mampu digunakan untuk berbagai macam keperluan, mulai dari otentifikasi biometrik sampai untuk keperluan gaming. Modul kamera facial recognition ini bakal lebih kecil ketimbang yang sudah ada pada saat ini, dan inilah yang mendorong LG untuk membangun sebuah pabrik baru untuk memfasilitas pembuatannya.

Selain LG, Samsung juga sudah mengembangkan modul kamera facial recognition yang mereka sertakan ke dalam Galaxy S8. Bedanya, sistem milik Samsung masih 2D, sementara modul yang dikembangkan LG sudah 3D dengan tujuan untuk bisa menghadirkan akurasi yang lebih baik.

LG Innotek sebelumnya juga sudah menjadi pemasok modul kamera ganda untuk iPhone 7 Plus maupun LG G6, dan kesepakatan antara kedua pihak diyakini bakal mendorong pendapatan LG untuk jangka panjang. Sebagai gambaran, modul kamera ganda yang mereka kembangkan harganya 4x lebih mahal ketimbang modul kamera biasa yang ada pada smartphone saat ini.

Para analis yakin kalau penjualan modul ini bakal meningkatkan pendapatan LG sampai 1,5 triliun won pada kuartal ke-4 tahun ini, hampir 4x lipat dari pendapatan sebesar 400 miliar won yang mereka dapat pada kuartal pertama kemarin.

Samsung bakal pamerkan layar OLED "Yang bisa diregangkan" pertama di dunia.

0 komentar


Selama ini Anda mungkin sudah familiar dengan nama pameran teknologi kelas internasional seperti CES di Las Vegas tiap bulan Januari, MWC di Barcelona pada bulan Februari, juga IFA di Berlin setiap bulan September. Satu pameran lain yang tak kalah penting adalah Display Week, yaitu sebuah ajang pameran di California dimana para pemain utama dari industri panel hadir dan memamerkan produk terbaru mereka.

Samsung menurut rencana bakal hadir di acara tersebut, dan kabarnya bakal mengumumkan sebuah panel OLED generasi baru dengan teknologi tercanggih yang sampai saat ini masih belum ada di industri apapun. Samsung Display disebut-sebut bakal mengumumkan layar OLED 'yang bisa diregangkan,' yang tak lain adalah layar fleksibel tercanggih dan pertama di dunia.


Panel tersebut bakal berukuran diagonal 9,1 inci dan bisa ditekuk sampai 12mm di kedua arah, tanpa merusak tingkat resolusinya sedikit pun. Sekalipun terkesan tak menghadirkan 'tekukan' yang sangat drastis, namun perlu diingat bahwa teknologi ini masih dalam tahapan awal dan jelas akan terus disempurnakan di masa mendatang. Yang jelas, masih terlalu dini untuk mengharapkannya hadir sebagai layar smartphone. Berikut adalah kutipan dari perwakilan Samsung tentang keunggulan teknologi yang akan mereka pamerkan:

"Jika saat ini teknologi layar OLED fleksibel cuma bisa dibentuk di satu bagian saja, maka teknologi layar OLED kami bisa diubah ke berbagai macam bentuk, entah ditekuk, dilengkungkan, atau digulung dari kedua sisi; baik atas dan bawah."

Pemakaian paling memungkinkan untuk teknologi ini adalah untuk perangkat wearable, industri otomotif, kecerdasan buatan, juga IoT alias internet of things.

Selain teknologi tersebut, Samsung juga menyebutkan 2 teknologi lain yang diperkirakan sudah siap dipakai untuk industri mobile. Yang pertama adalah panel OLED 3D tanpa kaca, yaitu sebuah layar berukuran 5,09 inci yang bisa dipakai untuk konsumsi multimedia atau VR dan mampu menampilkan obyek nyata dalam panel yang bisa dilihat secara berbeda, tergantung dari sudut pandang pengguna.

Berikutnya adalah layar LCD Ultra HD berukuran 1,96 inci. Dengan tingkat resolusi 3840x2160 dan ukuran yang sangat mungil, tingkat kepadatan panel tersebut mencapai 2250ppi. Sebagai perbandingan, layar Galaxy S8 tingkat kepadatan pixelnya 'cuma' 570ppi. Layar ini mungkin bakal dipakai untuk teknologi AR/VR, dan pemakaiannya bakal sangat bergantung pada terobosan yang bisa dihadirkan di teknologi baterai.

Konsep iPhone 8 ini jauh lebih keren dari iPhone 7.

0 komentar




iPhone 8 diharapkan bakal membawa banyak perubahan desain, tidak seperti iPhone 7 yang masih memiliki desain mirip iPhone generasi sebelumnya.Belum ada bocoran gambar iPhone 8 tapi desainer Veniamin Geskin belum lama ini membuat konsepnya.

Desainer Veniamin Geskin memamerkan konsep iPhone 8 melalui akun Twitter. Konsep iPhone 8 buatan Veniamin Geskin memiliki bodi sangat tipis dan menggunakan display lengkung pada bagian sisi seperti Samsung Galaxy S7 Edge atau Galaxy Note 7. Konsep iPhone 8 yang satu ini menggunakan frame terbuat dari bahan keramik, yang terinspirasi dari Apple Watch Edition Series 2.

Yang tidak kalah menarik, konsep iPhone 8 yang satu ini di tidak memiliki tombol home dan didukung fitur wireless charging. Geskin menambahkan sensor sidik jari pada bagian display. Well.. geskin tidak memberikan informasi secara detail spesifikasi yang diusung dalam konsep iPhne 8. Konsep iPhone 8 disebutkan memiliki display Edge dengan tingkat resolusi QHD.

Apakah iPhone 8 bakal rilis seperti konsep buatan desainer Veniamin Geskin? Tentu saja sekarang belum bisa diketahui jawabnya. iPhone 8 diharapkan rilis pada tahun 2017 atau 2018. Anda bisa melihat konsep menarik iPhone 8 buatan desainer Veniamin Geskin melalui video pada tautan di bawah ini.






Apa itu Virus Ransomware WannaCry? Berikut Penanganannya.

0 komentar
Virus Wanna Cry adalah sebuah program ransomware spesifik yang mengunci semua data pada sistem komputer dan membiarkan korban hanya memiliki dua file. File tersebut, yakni intruksi tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya dan program Wanna Decryptor—nama lain dari virus Wanna Cry.

Jika ingin data-data yang ada didalam komputer selamat, si pembuat virus Wanna Cry meminta para korban untuk mengirimkan sejumlah uang. Tapi, kamu tak boleh begitu saja percaya lantaran belum tentu ketika kamu sudah mentransfer sejumlah uang data-data yang ada didalam komputer kamu dapat dikembalikan seperti semula.


Begini Caranya Melindungi Komputer Kamu dari Virus Wanna Cry.
Untuk mengantisipasi serangan virus Wanna Cry, Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) merilis tips pencegahan infeksi ransomware tersebut. Berikut langkah-langkahnya:

1. Putuskan koneksi jaringan internet dengan mencabut kabel LAN dan atau matikan koneksi WiFi.

2. Matikan Macros dan SMB Service, lalu aktifkan Firewall Block Port 139, 445, 3389.

3. Download Tools dan Security Patch secara manual dari komputer lain, simpan di USB flashdrive.

4. Install Tools dan Security Patch yang sudah diunduh ke komputer target (korban).


Begini Caranya Melindungi Komputer Kamu dari Virus Wanna Cry.

5. Jalankan full scan menggunakan antivirus dengan fitur Total Security yang update.

6. Lakukan backup data penting ke media penyimpanan lain yang aman dan bersih (tidak terinfeksi).

7. Apabila ada kesulitan dan membutuhkan bantuan dan langkah teknis detail, silakan hubungi nomor telepon 021 31925551, 021 31935556 (nomor ID-SIRTII).

Perlu diketahui bahwa virus Wanna Cry hanya menyerang komputer yang menjalankan Microsoft Windows versi 2010 ke bawah dan sebelumnya.